Air Terjun Srigethuk Playen Gunungkidul

Air Terjun Sri Gethuk

TERASWARTA – Wisata | Membentang kilauan hijau warna air Sungai Oyo. Terik panas matahari seperti sedang bercermin pada airnya yang begitu bening. Sungai yang mengalir ini melewati dua kabupaten di Daerah Istimewa Yogyakarta, mulai kabupaten Gunungkidul sampai dengan Pantai Selatan kabupaten Bantul.

Terdapat curahan air yang begitu deras dari ujung tebing menjulang tinggi yaitu air terjun Sri Gethuk. Air terjun ini mulai dikenal warga sekitar Desa Bleberan, Mengguran 2, Playen Gunungkidul sudah sejak lama. Namun di launching sebagai obyek wisata baru sekitar bulan Juli 2010. Air terjun ini terdapat begitu banyak, mulai dari yang debit airnya kecil sampai yang besar bercabang tiga.

Kata Gethuk diambil dari kata kethuk, yaitu salah satu instrument gamelan. Cerita magis ini dipercaya bahwa suara gamelan itu berasal dari sekitar sungai. Konon menurut legenda setempat nama Srigethuk diambil dari cerita bahwa disepanjang sungai oyo ini sering terdengar tetabuhan suara gamelan. Bahkan suara-suara ini mengalun pada saat warga setempat mengadakan ritual hajatan dan rasulan (bersih desa), tutur Pak Hari salah satu karyawan Srigethuk. Supaya semuanya saling bisa menghargai alam sekitar.

Memang mitos ini masih dipelihara begitu rapi oleh masyarakat Mengguran. Air terjun ini memang awalnya hanya sebagai sarana irigasi pengarian sawah. Tetapi berkembang menjadi obyek wisata yang cukup mempesona dan relatif ekonomis. Kawasan ini mudah sekali dijangkau, ketika sudah memasuki daerah pasar Playen Gunungkidul, akan terpampang disana arah air terjun Srigethuk. Masuk di TPR akan dikenakan biaya retribusi Rp. 3.000. Sesampainya disana kita bisa menuju air terjun besar dengan perahu apung cukup merogoh saku Rp 7.500 (untuk dewasa) dan Rp 3.000 (untuk anak-anak). Jika yang berminat berenang dan bermain air, disana juga disediakan penyewaan pelampung dan ban dalam.

[Foto dan artikel : Elyandra ]